PENDIDIKAN
KARAKTER
Hai para pemuda penerus bangsa…
tak bisa dipungkiri kita hidup disebuah Negara yang sangat menjunjung tinggi
keberagaman, hal yang tentunya sangat positif, mengingat semua jelas mempunyai
karakter yang unik. Dan hak itulah yang sangat dijunjung tinggi. Luar biasa…
Ngomong-ngomong soal karakter,
saat ini pemerintah sedang getol-getolnya mencanangkan pendidikan berbasis
karakter. Tentu para penggiat pendidikan sudah pada mengetahui hal itu, moga
anda juga. Pemerintah lewat departemen pendidikan tentu tidak serta merta
membuat keputusan seperti itu. Alasan utamanya adalah bahwa penurunan sikap
warga Indonesia yang telah banyak berubah dari karakter bangsa yang sudah
melegenda.
Tawuran pelajar, demo yang kian
lama jadi biasa, anggota dewan yang saling tidak menghormat satu sama lain,
jiwa kebangsaan yang kian lama kian menyusut, tidak pedulinya dengan alam
Indonesia, adab timur yang mulai terkikis dan berganti jadi adab barat yang
notabene tak pernah disaring sama sekali, hal-hal itu seakan menambah deretan
catatan baru bagi sejarah Indonesia yang akan datang.
Tidak ada yang bisa kita lakukan
untuk merubahnya hal-hal semacam diatas, ada yang mengatakan inilah dampak dari
kemajuan zaman, dampak dari persaingan global, ada juga yang mengatakan ini
dampak dari cemennya pendidikan diindonesia yang tak becus mengelola pondasi
anak bangsa. Pendidikan di ibaratkan sebuah bengkel motor yang bila motor
dimasukkan kesitu keluarnya telah dirubah entah jadi seperti apa tergantung
dari perlakuan didalam bengkel. Bagaimana pendidikan bangsa kita silahkan
diamati sendiri.rabgkan gambling dal
Pendidikan berbasis karakter telah
dijelaskan dengan gamblang dalam perundang undangan permendiknas no 22/2006
tentang permendiknas dan inpres no 1/2010 tentang percepatan pelaksanaan
prioritas pembangunan, pendidikan karakter ditujukan untuk sekolah tingkakat
dasar (SD-SMP). Memang berdasarkan surat edaran mentri pendidikan pendidikan
karakter juga harus dilaksanakan pada tingkat perkuliahan sebagai pengelola
pendidikan berkaraakter. jadi tak ada kata cuek untuk kita, tak ada alasan
untuk tidak menanmkan nilai karkter bagi kita
Masuk ke ranah mahasiswa, bagaiman
para kaum pemuda yang sering mengatakan sebagai Agen Of Change, menyikapi kemajuan karakter bangsa ini. Mahasiswa
adalah generasi yang seharusnya banyak memberikan sumbangsih, bagaimanapun kepemimpinan
yang akan yang menjadi salah satu tolak ukur karakter bangsa akan berpalingkepada
para mahasiswa. bentuk karakter seperti Kerja sama, tanggung jawab, Mandiri, Percaya diri dan yang lainnya yang
saat ini menjadi nilai yang ditanamkan tentu sudah dimiliki para mahasiswa, kalaupun
belum pasti dalam perkuliahan karakter-karakter tersebut sudah diajarkan.
Sekarang pertanyaannya sudahkah mahasiswa berfikir sampai itu. Bagaimana
dengan mahasiswa STKIP PGRI blitar yang jelas-jalas berlab keguruan. Semua
kembali kepada masing-masing individu, yang jelas bangsa Indonesia sudah
sedemikian jangan lagi ditambah satu karakter lagi yang merusak para mahasiswa
apa itu.. yaitu karakter tak mau lagi perduli … pedulikah
anda…??????????????????????
(Makki, Sabtu 11 desember 2011)
Diambil dari berbagai sumber
No comments:
Post a Comment