Dalam AL-Quran
surat AL- Qolam:4 yang artinya: ”sesungguhnya
engkau (muhamad) mempunyai budi pekerti yang luhur”
Menurut istilah
akhlak adalah “daya kekuatan jiwa yang mendorong perbuatan-perbuatan dengan
mudah dan spontan, tanpa dipikir dan direnungkan lagi”
Jadi, akhlak
merupakan sikap yang telah melekat pada diri seorang dan secara spontan
diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan. akhlak dibedakan jadi 2, yaitu
akhlak mahmudah dan akhlak madzmumah.
Akhlak mahmudah
diartikan sebagai akhlak yang mulia (karim), atau akhlak yang baik, akhlak yamg
terpuji, menurut agama islam akhlak yang terpuji adalah akhlak yang sesuai denagan
Al-Quran dan sesuai contoh yang dikerjakan oleh Nabi Muhamad Saw, sedang akhlak madzmumah adalah
kebalikannya yaitu akhlak tercela.
A.
Bagaiman
Islam Menyikapi Akhlak
Islam
mengajarkan kepada kita tentang segala hal, baik yang berhubungan dengan sang
kholik, maupun dengan sesama, bahkan dengan makhluk lain seperti hewan dan
tumbuhan, agama islam juga dengan giat merekomendasiakan untuk terus selalu
belajar, dan salah satu yang diwajibkan dalam islam untuk dipelajari yaitu ilmu
akhlak. Islam memandang akhlak sebagai salah satu yang utama, karena akhlak berhubungan dengan
amal, amal berarti pahala, akhlak-lah yang juga membedakan manusia dengan
hewan, akhlak-lah yang juga meninggikan martabat seseorang. Akhlak yang baik
sangat penting bagi kita sebagai umat
islam
B.
Contoh-Contoh
Penerapan Akhlak Karimah
- Aklak Ketika Bergaul
Dalam pergaulan
sehari-hari ditengah masyarakat, terutama antara muda-mudi, seorang remaja
harus memiliki pegangan yang kokoh. Diantaranya senantiasa mengontrol diri
dalam segala situasi dan kondisi dan mencari kawan yang baik dan dapat menjadi
motivasi untuk mengembangkan potensi diri, mengembangkan sikap tanggung jawab
terhadap semua tugas yang diemban sehingga dapat mempersiapkan masa depan yang
gemilang, dengan demikian seorang remaja memiliki kemampuan dan modal cukup
untuk masa depan. Tidak mudah larut dalam kesenangan dan pergaulan yang bebas,
karena kebiasaan ini akan menguras segala kemampuan dan dapat menghancurkan
masa depannya. berikut merupakan contoh akhlakul karimah yang sepele namun
sangat baik untuk terus digalakkan sesama muslim:
a)
Mengucapakan dan menjawab salam.
Islam mengajarkan
kepada sesama muslim untuk saling bertukar salam apabila bertemu atau bertamu,
supaya rasa kasih sayang sesama dapat selalu terpupuk dengan baik. Minimal
dalam mengucapkan salam adalah “assalamualikum” namun lebih baiknya apabila
diucapkan lengkap. Mengucapkan salam hukumnya sunah namun menjawabnya hukumnya
wajib.
b)
Berjabat tangan
Berjabat tangan haruslah memperlihatkan keiklasan yang tercermin dari
cara berjabat, Rosulluloh saw, mengajarkan kalau menjabat tangan seseorang
harus dengan penuh perhatian, keramahan dan muka yang manis. Pandanglah muka
orang yang disalami, jangan menarik tangan dengan cepat dan tergesa-gesa.
Anjuran untuk berjabat tangan tidak berlaku antara pria dan wanita kecuali
dengan suami-istri, seorang dengan muhrimnya. Seseorang yang beragama akan
menghormati orang lain yang teguh memegang norma agama.
c) Mencari
teman yang baik.
Apabila seorang anak bermain ditengah-tengah anak–anak
yang kurang ajar selama beberapa hari, lamban laun ia akan meniru kebiasaan
buruk kawannya, namun apabila anak bergaul di kalangan anak-anak yang baik,
lamban laun dalam keadaan normal dia akan menyerap kebiasaan baik dari
pergaulan. Setiap orang dianjurkan bergaul dengan orang-orang sholeh, karena
sesungguhnya orang yang lurus, dalam bertutur kata dan perbuatan mereka, serta
menjalani kehidupan sejalan kehendak Ilahi mereka, maka barang siapa yang
mempunyai fitrah bersih akan cenderung memilih untuk bergaul dengan orang baik,
sesungguhnya setiap orang akan mengikuti jejak orang yang mengiringinya.
- Berfikir Benar Tentang Orang Lain
Kita hidup ditengah–tengah masyarakat, itulah sebabnya
kita dinamakan makhluk sosial, dalam hidup ditengah masyarakat tentu saja akan
menemukan berbagai karakter manusia, yang kemudian mengelompokkkan manusia
kepada suatu nilai, ada manusia yang dikatakan baik dengan kriteria A-sekian,
ada yang dikatakan buruk dengan kriteria dari 1-sekian.
Hakikat manusia itu pada dasarnya baik, suci, bersih,
namun didalam proses perkembangan, menjadikan seseorang mempunyai tabiat atau watak
atau tingkah laku atau budi pekerti atau akhlak yang berbeda-beda satu dengan
lainnya. Agama islam mengajarkan kepada kita untuk tidak boleh berpasangka
buruk kepada orang lain, namun sebagai manusia biasa untuk 100% menghilangkan
prasangka buruk kepada orang lain itu sangatlah sulit, ada sedikit pendekatan
untuk belajar selalu berfikiran positif terhadap orang lain dengan
mengembangkan sikap belajar berfikir benar tentang orang lain.
Kita diciptakan berbeda-beda untuk saling mengenal,
ketika kita mengenal orang lain, maka pikiran kita merespon dengan memberikan
brand ( merek/nilai) tentang orang tersebut. Disaat yang bersamaan orang yang
sedang kita nilai memberikan gambaran dirinya dalam tingkah laku atau akhlak
atau semacamnya dengan banyak faktor, faktor-faktor inilah yang sering tidak
diperhatikan ketika menilai orang lain, padahal faktor-faktor inilah yang
menjadikan seseorang berbuat sesuatu, namun karena tidak memperhatikannya kita
langsung mendiagnosa seseorang dengan nilai yang kadang baik namun sering
menilai keburukannya.
Maksud ditulisnya contoh prilaku akhlak terpuji dengan
belajar lebih benar tentang orang lain adalah supaya kita dapat selalu berfikir
positif kepada orang lain, walaupun kita tahu tidak semua orang itu baik, namun
kenyataannya kita tidak bisa memungkiri tidak ada manusia didunia ini yang
selalu tidak baik, segala yang ada didunia ini tidak sempurna, ketika kita
menilai keburukan seseorang maka kita melihat ketidak sempurnaannya, padahal
didunia ini segalanya tidak sempurna, WALLOHUA’LAM
Mari kita belajar lebih benar tentang orang lain,
dengan selalu berfikir positif, semua manusia itu berguna dan bermanfaat
tinggal diletakkan pada bidang apa. Pikirkan tentang kebaikan dan kelebihan
orang lain, itulah yang dinamakan berfikir positif.
- Belajar Menjadi Mahasiswa Yang Karim.
Seorang mahasiswa adalah seorang yang sedang mencari
ilmu, islam telah mengajarkan manusia selalu berakhlak karim disetiap
kesempatan, terutama ketika sedang mencari ilmu, seorang mahasiswa juga harus
memiliki sifat atau akhlak yang baik karena kita bisa saja menjadi pandai namun
bila kita tidak mempunyi tabiat yang baik bisa saja kepandaian yang kita dapat
tidak ada manfaatnya, berikut beberapa akhlak baik yang semestinya dimiliki
seorang yang mencarin ilmu:
a)
Sabar : Adalah tahan menderita dan berteguh hati atau
mengendalikan diri dari musibah. Kesabaran membuat hati seseorang merasa
tenang, tidak putus asa, optimis setia menghadapi berbagai permasalahan ( ujian
) dan dapat mencari jalan penyelesaian ( mengatasinya ) apabila sewaktu-waktu
mendapat kesulitan, kedukaan dan cobaan yang menimpa pada diri sendiri.
b)
Hemat
Adalah menggunakan segala sesuatu yang tersedia dari harta bendanya,
waktunya, maupun tenaganya menurut ukuran keperluan tanpa berlebihan serta
mengambil jalan tengah dimana tidak kurang dan tidak berlebihan.
c)
Memelihara Kesucian diri ( Afifah )
Adalah menjaga diri dari segala keburukan dan memelihara kehormatan
disetiap waktunya.
d)
Ikhtiyar
Secara bahasa memilih sedangkan menurut istilah adalah orang yang
berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang
diinginkan
e)
Tawakal
Secara bahasa tawakal adalah berserah diri atau mewakilkan sedangkan
menurut istilah tawakal adalah berserah diri kepada kehendak Alloh setelah
berusaha/berikhtiyar sekuat tenaga dan disertai dengan do’a.
f)
Syukur
Adalah berterima kasih terhadap apapun yang diberikan Alloh SWT kepada
kita
downlod juga materi di bawah ini
Hakikat Beragama
Munculnya Terorisme Di Indonesia
downlod juga materi di bawah ini
Hakikat Beragama
Munculnya Terorisme Di Indonesia
No comments:
Post a Comment