Berbagi Itu Indah

Berbagi Itu Indah

Thursday, January 24, 2013

akhlakul karimah

Kata akhlak dari bahasa Arap, yaitu khulkun jamaknya akhlak yang artinya tingkah laku, perangai, tabiat, sikap, watak, moral atau budi pekerti.
Dalam AL-Quran surat AL- Qolam:4 yang artinya: ”sesungguhnya engkau (muhamad) mempunyai budi pekerti yang luhur”
Menurut istilah akhlak adalah “daya kekuatan jiwa yang mendorong perbuatan-perbuatan dengan mudah dan spontan, tanpa dipikir dan direnungkan lagi”
Jadi, akhlak merupakan sikap yang telah melekat pada diri seorang dan secara spontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan. akhlak dibedakan jadi 2, yaitu akhlak mahmudah dan akhlak madzmumah.
Akhlak mahmudah diartikan sebagai akhlak yang mulia (karim), atau akhlak yang baik, akhlak yamg terpuji, menurut agama islam akhlak yang terpuji adalah akhlak yang sesuai denagan Al-Quran dan sesuai contoh yang dikerjakan oleh Nabi Muhamad Saw, sedang akhlak madzmumah adalah kebalikannya yaitu akhlak tercela.
A. Bagaiman Islam Menyikapi Akhlak
Islam mengajarkan kepada kita tentang segala hal, baik yang berhubungan dengan sang kholik, maupun dengan sesama, bahkan dengan makhluk lain seperti hewan dan tumbuhan, agama islam juga dengan giat merekomendasiakan untuk terus selalu belajar, dan salah satu yang diwajibkan dalam islam untuk dipelajari yaitu ilmu akhlak. Islam memandang akhlak sebagai salah satu  yang utama, karena akhlak berhubungan dengan amal, amal berarti pahala, akhlak-lah yang juga membedakan manusia dengan hewan, akhlak-lah yang juga meninggikan martabat seseorang. Akhlak yang baik sangat penting bagi  kita sebagai umat islam



B.  Contoh-Contoh Penerapan Akhlak Karimah
  1. Aklak Ketika Bergaul
Dalam pergaulan sehari-hari ditengah masyarakat, terutama antara muda-mudi, seorang remaja harus memiliki pegangan yang kokoh. Diantaranya senantiasa mengontrol diri dalam segala situasi dan kondisi dan mencari kawan yang baik dan dapat menjadi motivasi untuk mengembangkan potensi diri, mengembangkan sikap tanggung jawab terhadap semua tugas yang diemban sehingga dapat mempersiapkan masa depan yang gemilang, dengan demikian seorang remaja memiliki kemampuan dan modal cukup untuk masa depan. Tidak mudah larut dalam kesenangan dan pergaulan yang bebas, karena kebiasaan ini akan menguras segala kemampuan dan dapat menghancurkan masa depannya. berikut merupakan contoh akhlakul karimah yang sepele namun sangat baik untuk terus digalakkan sesama muslim:
a)        Mengucapakan dan menjawab salam.
Islam mengajarkan kepada sesama muslim untuk saling bertukar salam apabila bertemu atau bertamu, supaya rasa kasih sayang sesama dapat selalu terpupuk dengan baik. Minimal dalam mengucapkan salam adalah “assalamualikum” namun lebih baiknya apabila diucapkan lengkap. Mengucapkan salam hukumnya sunah namun menjawabnya hukumnya wajib.
b)        Berjabat tangan
Berjabat tangan haruslah memperlihatkan keiklasan yang tercermin dari cara berjabat, Rosulluloh saw, mengajarkan kalau menjabat tangan seseorang harus dengan penuh perhatian, keramahan dan muka yang manis. Pandanglah muka orang yang disalami, jangan menarik tangan dengan cepat dan tergesa-gesa. Anjuran untuk berjabat tangan tidak berlaku antara pria dan wanita kecuali dengan suami-istri, seorang dengan muhrimnya. Seseorang yang beragama akan menghormati orang lain yang teguh memegang norma agama.
c)      Mencari teman yang baik.
Apabila seorang anak bermain ditengah-tengah anak–anak yang kurang ajar selama beberapa hari, lamban laun ia akan meniru kebiasaan buruk kawannya, namun apabila anak bergaul di kalangan anak-anak yang baik, lamban laun dalam keadaan normal dia akan menyerap kebiasaan baik dari pergaulan. Setiap orang dianjurkan bergaul dengan orang-orang sholeh, karena sesungguhnya orang yang lurus, dalam bertutur kata dan perbuatan mereka, serta menjalani kehidupan sejalan kehendak Ilahi mereka, maka barang siapa yang mempunyai fitrah bersih akan cenderung memilih untuk bergaul dengan orang baik, sesungguhnya setiap orang akan mengikuti jejak orang yang mengiringinya.
  1. Berfikir Benar Tentang Orang Lain
Kita hidup ditengah–tengah masyarakat, itulah sebabnya kita dinamakan makhluk sosial, dalam hidup ditengah masyarakat tentu saja akan menemukan berbagai karakter manusia, yang kemudian mengelompokkkan manusia kepada suatu nilai, ada manusia yang dikatakan baik dengan kriteria A-sekian, ada yang dikatakan buruk dengan kriteria dari 1-sekian.
Hakikat manusia itu pada dasarnya baik, suci, bersih, namun didalam proses perkembangan, menjadikan seseorang mempunyai tabiat atau watak atau tingkah laku atau budi pekerti atau akhlak yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Agama islam mengajarkan kepada kita untuk tidak boleh berpasangka buruk kepada orang lain, namun sebagai manusia biasa untuk 100% menghilangkan prasangka buruk kepada orang lain itu sangatlah sulit, ada sedikit pendekatan untuk belajar selalu berfikiran positif terhadap orang lain dengan mengembangkan sikap belajar berfikir benar tentang orang lain.
Kita diciptakan berbeda-beda untuk saling mengenal, ketika kita mengenal orang lain, maka pikiran kita merespon dengan memberikan brand ( merek/nilai) tentang orang tersebut. Disaat yang bersamaan orang yang sedang kita nilai memberikan gambaran dirinya dalam tingkah laku atau akhlak atau semacamnya dengan banyak faktor, faktor-faktor inilah yang sering tidak diperhatikan ketika menilai orang lain, padahal faktor-faktor inilah yang menjadikan seseorang berbuat sesuatu, namun karena tidak memperhatikannya kita langsung mendiagnosa seseorang dengan nilai yang kadang baik namun sering menilai keburukannya.
Maksud ditulisnya contoh prilaku akhlak terpuji dengan belajar lebih benar tentang orang lain adalah supaya kita dapat selalu berfikir positif kepada orang lain, walaupun kita tahu tidak semua orang itu baik, namun kenyataannya kita tidak bisa memungkiri tidak ada manusia didunia ini yang selalu tidak baik, segala yang ada didunia ini tidak sempurna, ketika kita menilai keburukan seseorang maka kita melihat ketidak sempurnaannya, padahal didunia ini segalanya tidak sempurna, WALLOHUA’LAM
Mari kita belajar lebih benar tentang orang lain, dengan selalu berfikir positif, semua manusia itu berguna dan bermanfaat tinggal diletakkan pada bidang apa. Pikirkan tentang kebaikan dan kelebihan orang lain, itulah yang dinamakan berfikir positif.

  1. Belajar Menjadi Mahasiswa Yang Karim.
Seorang mahasiswa adalah seorang yang sedang mencari ilmu, islam telah mengajarkan manusia selalu berakhlak karim disetiap kesempatan, terutama ketika sedang mencari ilmu, seorang mahasiswa juga harus memiliki sifat atau akhlak yang baik karena kita bisa saja menjadi pandai namun bila kita tidak mempunyi tabiat yang baik bisa saja kepandaian yang kita dapat tidak ada manfaatnya, berikut beberapa akhlak baik yang semestinya dimiliki seorang yang mencarin ilmu:
a)             Sabar : Adalah tahan menderita dan berteguh hati atau mengendalikan diri dari musibah. Kesabaran membuat hati seseorang merasa tenang, tidak putus asa, optimis setia menghadapi berbagai permasalahan ( ujian ) dan dapat mencari jalan penyelesaian ( mengatasinya ) apabila sewaktu-waktu mendapat kesulitan, kedukaan dan cobaan yang menimpa pada diri sendiri.
b)      Hemat
Adalah menggunakan segala sesuatu yang tersedia dari harta bendanya, waktunya, maupun tenaganya menurut ukuran keperluan tanpa berlebihan serta mengambil jalan tengah dimana tidak kurang dan tidak berlebihan.
c)      Memelihara Kesucian diri ( Afifah )
Adalah menjaga diri dari segala keburukan dan memelihara kehormatan disetiap waktunya.
d)     Ikhtiyar
Secara bahasa memilih sedangkan menurut istilah adalah orang yang berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang diinginkan
e)      Tawakal
Secara bahasa tawakal adalah berserah diri atau mewakilkan sedangkan menurut istilah tawakal adalah berserah diri kepada kehendak Alloh setelah berusaha/berikhtiyar sekuat tenaga dan disertai dengan do’a.
f)       Syukur
Adalah berterima kasih terhadap apapun yang diberikan Alloh SWT kepada kita

downlod juga materi di bawah ini
Hakikat Beragama
Munculnya Terorisme Di Indonesia

No comments:

Post a Comment