Berbagi Itu Indah

Berbagi Itu Indah

Tuesday, June 3, 2014

Beranilah Bermimpi Besar

Beberapa waktu yang lalu di saat pelatihan saya diberitahu sang pelatihnya tentang bedanya mimpi dan cita-cita. bedaya simpel sekali ternyata, perbedanya hanya di masalah penentan waktu. Misalanya kita ingin mempunyai mobil, apabila keinginan itu hanya sebatas keinginan alias tidak ada batasan kapan kita mewujutkanya, itu berarti mimpi. Namun apabila keinginan kita untuk membeli mobil itu kita targetkan, misal beli mobil dalam waktu 3 tahun mendatang, baru itu dinamakan cita-cita. 
Pada dasarnya semua orang bisa dengan mudah bermimpi namun hanya beberapa orang yang kemudian bisa merubahnya menjadi cita-cita. Alasanya tentu berfariasi. Diantaranya yakni perhitungan antara kemampuan dan keinginan yang tidak seimbang serta tidak dapat diterima logika. Akhirnya impian berubah menjadi harapan kosong belaka.
Thomas alfa edition sang penemu bohlam lampu dan penemuan lainya adalah salah satu orang yang akhirnya dapat merubah impian menjadi cita-cita yang bahkan jadi kenyataan. kisah hidupnya kemudian diabadikan dan dijadikn motifasi bagi pemimpi lainya.
Bearani bermimpi besar kemudian menjadikanya cita-cita yang nyata tentu bukanlah hal yang gampang namun saya yakin, bila kita punya keyakinan,  kita akn mudah mewujutkannya. Seperti kata Albert ensten bahwa kesusksesan adalah 99% kegagalan. Hal itu mengisaratkan bagi orang yang sadar bahwasanya untuk bisa berada dititik yang kita inginkan itu tidaklah mudah. tentu ada halanganya. namun bila kita yakin, seberat apapun halanganya tentu akan bisa terlewati.

"Namun bukanya kita juga harus hitung-hitung dulu ya... perihal peluangnya..." si peragu mulai membuka diskusi.
"Apa apan lagi ni... kok ngitung peluang segala..." jawab si jutekan
"Iya dong... contoh saja kamu... cita-citamu kan jadi salah satu penulis hebat, namun peluangmu kan kecil banget...lihatlah orang-orang lainya yang tentunya lebih jago dari kamu"
"iya aku sadar banget itu... semua tentu ada resikonya, semua jelas ada penghalangnya, namun ingat batu saja bisa pecah hanya gara-gara tetesan air yang terus menerus, iya kan?"
"iya sih... tapi hubunganya apa ya antara batu dengan keinginan..." kata si peragu mulai kebingungan
"..... pikir saja sendiri....." jawab si jutekan sambil meninggalkan si peragu yang sebenarnya tahu maksudnya namun keraguannya membuatnya selalu bertanya-tanya.

sobat....intinya berai bermimpi besar itu pekerjaan yang sangat mudah namun yang lebih sulit itu adalah cara merubahnya menjadi cita-cita lalu dan mewujutkanya jadi kenyataan.

sedikit dari saya semoga bermanfaat.


No comments:

Post a Comment