Aku terkantuk-kantuk batuk tak berbentuk
Di malam kelam nan tajam menyerang menghujam
Ditemani musik mengalir silir berdesir menyihir
Melihat memperhatiakan dan meraba perjalanan panjang
membentang
Susah senang sakit sembelit terjepit dalam remang vidio di
memori
Perlu satu atau seribu untuk wakilkan semua rasa yang
tercipta
Agar nantinya kupunya harapan menapaki masa depan yang sudah
digariskan
Mengajak pengeja budiman menerawang apa yang sudah dilakukan
Untuk kebaikan, untuk kemaslahatan
Kalau belum tercipta baiknya direncanakan sekarang juga
Sebelum ajal menangkap dan mengajakmu pulang.
Blitar, disaat adzan berkumandang 11 Juni 2014
No comments:
Post a Comment