Berbagi Itu Indah

Berbagi Itu Indah

Tuesday, July 8, 2014

Emang penting kau jadi Orang penting???

Malam sobat bloger...
Hari ini seperti hari-hari sebelumnya aku ingin share apa yang ada di otak, dari pada mengganjal jadi jerawatatau malah jadi "udun". Apaan tu "udun" semoga anda faham karena saya kesulitan menerangkanya. mengenei judul saya diatas "Emang penting kau jadi Orang penting???" saya pikir anda pasti akan menjawab dengan butuh mikir dulu. karena itu saya pandu dulu ye...
Menjadi orang penting berarti menjadi publik figur, mau ngapain aja haruslah dipikir karena nantinya akan dilihat oleh banyak orang. menjadi orang penting berarti menjadi panutan.Menjadi orang penting tidak selalu padapsosisi orang-orang baik misal orang penting perkumpulan preman tanah lempung atau orang penting di bisnis penjualan minuman keras berbentuk cair atau apalah yang lainya.
Enaknya jadi orang penting ya tentu akan dikenal banyak orang, akan dipuja dan didukung banyak orang, bukanya enak sekali bila perkataan kita selalu diperhatikan orang, keingnan kita selalu dikerjakan orang. Misal anda jadi presiden maka apa yang anda inginkan dan fikirkan kemudian dikerjakan orang-orang yang siap melaksanakanya.
Tidak enaknya tentu tanggng jawabnya itu. jalan tidak selalu mulus kalau kita jadi orang penting bila ada masalah ang timbul akibat aturan atau suruhan yang kita berikan kepada orang lain tentu kita yang harus menangung, tak tanggung tanggung di dunia maupun akhirat nanggungnya.
Bukanya setiap orang itu akan dimintai pertanggung jawaban. kalau kamu jadi orang pentingtentu tanggung jawabmu auh lebih besar dari pada orang yang tidak penting.
Saya pribadi adalah orang yang suka bermain dibelakang adala artia n tak suka menonjilkan siapa saya, mungkin ada yang bilang saya seneng jadi pasukan, maka saya jawb tidak juga, saya mandiri dengan apa yang saya lakukan, saya tahu batas kemampuan saya. saya pernah jadi ketua dibanyak perkumpulan dan acar namun itupun karena saya yakin saya bisa. bila ditanya maukah saya jadi anggota dewan dengan tegas saya katakan "tidak" walaupun ada salah satu anggota keluarga saya yang sudah jadi dewan dan mendorong saya untuk jadi dewan juga, atau menjadi ustad walaupun bapak saya juga seorang ustat maka dengan tegas saya katakan "tidak"
saya tahu kemampuan saya maka dari itu saya tahu kapan jadi orang penting dan kapan tidak jadi orang penting. Jujur saja bila ditany aindikator apa yhang membuat saya mau dijadikan orang penting maka saya kasih tahu saya mau jadi orang penting pada kumpulan dan acara yang tidak terlalu banyak membutuhkan tanggung jawab.
apakah anda bingung??
semoga tidak.....
sedikitsemoga bermanfaat....

No comments:

Post a Comment