Apa yang
terlintas di benakmu ketika hari Raya Idul Adha tiba???. Sebagian ada yang
langsung berfikir tentang liburan, eheheh...sebagian lain berfikir tentang kambing
atau sapi. Yang agak ekstrim berfikir tentang pembantaian dan mutilasi hewan
qurban eheheheh...
Apapun itu, yang
jelas hari idul qurban merupakan hari raya yang penuh dengan pembelajaran. Dimana
keiklasan di pertaruhkan, pengorbanan di junjung tinggi, gotong royong di
elu-elukan, fakir miskin digembirakan.
Keiklasan di
pertaruhkan,
yaiyalah... bukankah berkurban mengajarkan kita untuk iklas. Iklas menggunakan
harta untuk memberi. Iklas untuk tidak memakan apa yang telah diberikan kepada
sesama. Dipertaruhkan untuk tidak ada rasa bangga dan sombong. Disitulah hal
yang paling sulit bukan?
Pengorbanan di
junjung tinggi,
Bagaimanapun semua orang bisa ber-Qurban. Semua orang bisa berderma. Tinggal kesadaran
untuk ber-Qurban ada apa tidak. Maka merekalah yang dengan tulus ber-Qurban
adalah mereka yang dijunjung tinggi drajatnya di dunia serta di sisi Tuhanya.
Gotong royong di
elu-elukan,
Hari raya Qurban adalah hari dimana warga kampung kompak membantu proses
penyembelihan di Mushola ataupun Masjid. Gotong royong yang bagi orang kota dianggap
ribet. Gotong royong yang dianggap buang waktu. Adapun yang menggap adalah
mereka yang tidak pernah merasakan rasanya kerjasama, rasanya bersama dalam
canda tawa.
Dihari qurban
ini Fakir
miskin digembirakan. Setidaknya setahun sekali warga fakir miskin
bisa makan daging. Setidaknya setahun sekali mereka menikmati makanannya orang
kaya. Bagi kamu yang menjadi orang kaya juga ikut merasakan bagaimana rasanya
sakit darah tinggi karena kebanyakan makan daging kambing eheheh...
Makna terpenting
dari perayaan hari raya Idul Adha/Idul Qurban bisa kalin baca sendiri. Makna bagi
saya sendiri di hari yang besar ini adalah bahwa ada hikmah yang bisa kita
ambil dari apa yang kita berikan. Ber-Qurban bisa menggunakan harta kita. Bagi yang
tidak berharta ada hal yang masih bisa dilakakun, misalnya membantu sesama
dengan tulus tanpa imbalan atau Memanfaatkan waktu untuk tidak menjadi sia-sia
atau malah berbuat sesuatu untuk menginspirasi hal yang baik bagi orang lain. Apapun
itu... apapun qurbanya... apapun wujud iklasnya... jangan pernah engkau
mengorbankan perasaanmu... karena perasaanmu tidak cukup syaratnya untuk
diqorbankan...
Sekian...

No comments:
Post a Comment