Apa sih moral? Belakang santer di bahas tentang moral. Moral
yang disandingkan dengan etika. Tema ini mencuat lantaran kasus yang menimpa
orang no 1 di jajaran DPR RI mencuat ke public. Secara umum moral adalah merupakan
pengetahuan atau wawasan yang menyangkut budi pekerti manusia yang beradab.
Moral juga berarti ajaran yang baik, buruknya perbuatan dan kelakuan.
Moralisasi yaitu uraian (pandangan dan ajaran) tentang perbuatan serta kelakuan
yang baik.
Sedangkan etika dimaknai sebagai ilmu pengetahuan yang
berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan-perbuatan yang di lakukan oleh
manusia untuk dikatakan baik atau buruk, dengan kata lain aturan ataupun
pola-pola dari tingkah laku yang di hasilkan oleh akal manusia.
Dari pengertian yang formal diatas dapat disimpulkan bahwa
moral menentukan beradab tidaknya seseorang. Moral lebih tinggi kedudukanya
dari hokum. Hal itu jelas adanya karena hukum merupakan akibat dari tidak
baiknya moral di tengah masyarakat. Misalnya orang yang mencuri, maka moralnya
juga tidak baik, karena dia mengambil barang tanpa izin. Pemerkosa moralnya
juga tidak baik maka dia patut di hukum pula.
Moral dan etika merupakan pengetahuan. Saya mengartikanya
moral adalah kebiasaan yang berulang. Kecendrungan manusia yang membiasakan
bersikap baik, maka dalam keseharianya dia juga akan bermoral yang baik. Namun bila
kecendruangan manusia berbicara kotor, maka moralnya juga pasti dinilai kurang
sedap.
Pelajaran tentang moral berarti pelajaran tentag keaikan dan
keburukan. Kita tidak dapat memungkiri kebaikan dan keburukan sifatnya relative
dari setiap daerah. Hal itu dikarenakan kebiasaan yang berlaku di suatu daerah
berbeda-beda. Apalagi kita hidup di Indonesia yang berneka macam suku dan
pulau. Maka dari itu penting sekali kita mempelajari kebiasaan di setiap daerah
seblum kita bependapat tentang bermoral atau tidaknya seseorang.
Terlepas dari segala pembahasan diatas, mari kita biasakan
untuk selalu menjadi manusia yang baik. Berfikir yang baik. Dari diri kita
sendiri dan orang-orang disekitar kita. Pengadilan moral adalah pengadilan yang
tertinggi di negri ini. Maka kasus DPRRI 1 ini kita jadikan sebagai cermin. Mutu
moral pejabat yang sekarang adalah hasil pilihan rakyat termasuk kita. Maka dari
itu lain kali pilih moral pemimpin rakyat yang baik.
Sekian.

No comments:
Post a Comment