Berbagi Itu Indah

Berbagi Itu Indah

Monday, December 7, 2015

Moral pemimpin sekarang adalah pilihanmu



Apa sih moral? Belakang santer di bahas tentang moral. Moral yang disandingkan dengan etika. Tema ini mencuat lantaran kasus yang menimpa orang no 1 di jajaran DPR RI mencuat ke public. Secara umum moral adalah merupakan pengetahuan atau wawasan yang menyangkut budi pekerti manusia yang beradab. Moral juga berarti ajaran yang baik, buruknya perbuatan dan kelakuan. Moralisasi yaitu uraian (pandangan dan ajaran) tentang perbuatan serta kelakuan yang baik.

Sedangkan etika dimaknai sebagai ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan-perbuatan yang di lakukan oleh manusia untuk dikatakan baik atau buruk, dengan kata lain aturan ataupun pola-pola dari tingkah laku yang di hasilkan oleh akal manusia.
Dari pengertian yang formal diatas dapat disimpulkan bahwa moral menentukan beradab tidaknya seseorang. Moral lebih tinggi kedudukanya dari hokum. Hal itu jelas adanya karena hukum merupakan akibat dari tidak baiknya moral di tengah masyarakat. Misalnya orang yang mencuri, maka moralnya juga tidak baik, karena dia mengambil barang tanpa izin. Pemerkosa moralnya juga tidak baik maka dia patut di hukum pula.
Moral dan etika merupakan pengetahuan. Saya mengartikanya moral adalah kebiasaan yang berulang. Kecendrungan manusia yang membiasakan bersikap baik, maka dalam keseharianya dia juga akan bermoral yang baik. Namun bila kecendruangan manusia berbicara kotor, maka moralnya juga pasti dinilai kurang sedap.
Pelajaran tentang moral berarti pelajaran tentag keaikan dan keburukan. Kita tidak dapat memungkiri kebaikan dan keburukan sifatnya relative dari setiap daerah. Hal itu dikarenakan kebiasaan yang berlaku di suatu daerah berbeda-beda. Apalagi kita hidup di Indonesia yang berneka macam suku dan pulau. Maka dari itu penting sekali kita mempelajari kebiasaan di setiap daerah seblum kita bependapat tentang bermoral atau tidaknya seseorang.
Terlepas dari segala pembahasan diatas, mari kita biasakan untuk selalu menjadi manusia yang baik. Berfikir yang baik. Dari diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita. Pengadilan moral adalah pengadilan yang tertinggi di negri ini. Maka kasus DPRRI 1 ini kita jadikan sebagai cermin. Mutu moral pejabat yang sekarang adalah hasil pilihan rakyat termasuk kita. Maka dari itu lain kali pilih moral pemimpin rakyat yang baik.
Sekian.

No comments:

Post a Comment