Romadhon hari pertama di tahun 2016. Seperti di tahun-tahun
sebelumnya. Romadhon selalu disambut dengan suka cita. Sebuah bulan yang penuh
dengan pahala, sebuah bulan istimewa yang sekarang bukan saja menjadi bulan sakral untuk beribadah,
namun menjadi bulan perayaan bagi semua orang walaupun tidak menjalankan puasa. Bagaimana tidak ketika romadon datang, pasar
menjadi ramai, tempat makan kebanjiran order, mushola dan masjid menjadi ramai,
petasan dimana-mana. Hal itu terjadi setiap tahunya. Menjadikan sebuah
kebiasaan yang dinanti.
dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa :
عن أبي هريرة؛
عن النبي صلى الله عليه وسلم: ((من صام
رمضان إيماناً واحتساباً، غفر له ما تقدم من
ذنبه، ومن قام ليلة القدر إيماناً واحتساباً، غفر له ما تقدم من ذنبه)) متفق على صحته
“Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shalallahu
Alaihi wa Sallam: “ Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan ihtisaban
( mengharap balasan dari Allah ) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,
barangsiapa yang shalat pada malam lailatul qadr dengan iman dan mengharap
balasan dari Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ( Mutafaqun
Alaih )
Hadis tersebut seharusnya menjadi berita gembira bagi kita
umat islam. Namun faktanya puasa kadang hanya digunakan untuk memindahkan makan
pagi siang sore, menjadi berbuka, makan malam dan sahur. Rasa nikmat menjalanka
puasa belum Nampak.
Rasa nikmat menjalankan puasa itu yang bagaimana??? Rasa nikmat
berpuasa itu ketika sepanjangn puasa kita bisa terus beraktifitas namun tidak
lepas dari ibadah. Baik wajib maupun yang sunnah. Kita bisa membelunggu Hawa nafsu.
Berpuasa itu sangat istimewa. Bukan hanya istimewa bagi sesama
manusia. Namun istimewa dimata sang pencipta. Bagaimana tidak. Bukankah nabi Muhammad
telah mengatakan dalam hadisnya.
عن أبي هريرة رضي
الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: (قال الله عزوجل: كل عمل بن آدم له
إلا الصيام؛ فإنه لي وأنا أجزي به، والصيام جنّة، وإذا كان يوم صوم أحدكم فلا
يرفث، ولا يصخب، فإن سابّه أحد أو قاتله فليقل: إني امرؤ صائم، والذي نفس محمد
بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك، للصائم فرحتان يفرحهما: إذا أفطر
فرح، وإذا لقي ربه فرح بصومه) رواه البخاري ومسلم.
Dari Abu
Hurairah Radhiyallahu Anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam
bersabda: ( Allah Azza wa Jalla berfirman : “ Setiap amal anak Adam
adalah baginya kecuali puasa, sesungguhnya ia untuk –Ku, Aku yang akan
membalasnya. Puasa adalah perisai, jika kalian sedang berpuasa janganlah
berkata kotor atau menghardik. Apabila seseorang mengumpat atau memusuhinya, katakana:
“Aku sedang berpuasa.” Demi Dzat yang jiwa Muhammad ditangan-Nya, bau mulut
orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari pada minyank wangi, bagi
orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan, ketika berbuka puasa ia bergembira dan
ketika bertemu Rabbnya ia gembira dengan pahala puasanya. ( HR. Bukhari Muslim
)
lalu apa lagi yang membuat
kita ragu untuk dengan sepenuh hati melakukan puasa. Sepenuh hati berarti bisa
menikmati rangkaina aktifitas puasa dengan baik dan benar.
Semoga kita semua bisa menjalankan puasa sebulan kedepan
dengan hikmat, dengan sepenuh hati dan mendapatkan kemenangan di bulan
syawal kelak amin.
No comments:
Post a Comment